Kamis, 20 Agustus 2020

Yah Sudahlah !!


Untuk Semua Kader PKB & Para Relawan Bela Aka Cholik ( RBAC ) 

Setiap Orang Boleh Bermimpi & Tidak Ada Yang Bisa melarangnya , Namun jawabannya ada Pada Yang Pemilik Jagad ini Allah SWT 

Kita Telah Berusaha , Telah Berikhtiar , Ada yang Optimis Ada Yang Pesimis dan Ada yang lelah !! Semua Itu adalah Seni dari Perjuangan 

Awal Kita Bermimpi Menjadi Wakil Bupati Pali , Saya Aka Cholik di panggil H Heri Amalindo 3 Kali agar mengambil Formulir calon Wakil Bupati Pali mendampingi beliau H Heri Amalindo 

Akhirnya Di temani ketua PCNU kab Pali , ParaTokoh masyarakat , RBAC & Kader PKB kita mengambil Formulir di beberapa Partai diantaranya PDIP PAN Hanura PPP Perindo Nasdem PKS & PKB 

Atas Perintah H Heri Amalindo kita disuruh menyampaikan ke publik bahwa kita akan mendampingi beliau di Pilkada Pali & disuruh H Heri Amalindo membuat baleho agar di sebar di kabupaten Pali 

Semua kita lakukan Dengan optimis bahwa H Heri Amalindo benar benar mengajak kita sebagai Wakil Bupati Pali 

Ikhtiar teman teman di Facebook IG menyebar photo Heri-AK , Tanda Tangan Kades SE Kecamatan Tanah Abang dilakukan untuk dukung Heri - AK 

Akhirnya beliau terus mengulur Waktu Sampai pada malam Tadi H Heri Amalindo meminta mendampingi ke KPUD untuk menghantarkan pasangan H Heri Amalindo - Sumarjono 

Berarti Jelas , Mimpi kita Tertunda !!

Langkah Apa yang harus kita lakukan ??

Sebagai Kader partai kita menjunjung tinggi Amanah DPP tetap mendukung H Heri Amalindo & Sumarjono ( Final ) dengan catatan kita bergerak untuk PKB , artinya kita harus meminta Dana dari calon Bupati & Wakil Bupati agar PKB Kabupaten Pali Hidup & Bergerak 

Kader PKB mulai besok di persilahkan meng-upload atau berkomentar mendukung Heri - Sumarjono di Medsos , beda beberapa bulan yang lalu kita masih berharap , namun tetap ada saja para kader yg tidak paham perasaan perjuangan bersama , namun itu seni Perjuangan 

Kepada kader Tidak boleh untuk Sakit hati atau kecewa karena di PHP , biarlah saya yang menanggung Malu & Perasaan atas PHP H Heri Amalindo , Biarlah Allah SWT yang adil dalam hal ini 

Untuk Para kader yang selama ini berjuang , Lelah , Tersinggung , Emosi dll saya atas pribadi meminta Maaf lahir dan batin 🙏

Bangkitlah PKB Kabupaten Pali !!
Fokus PKB 2024 !!
Heri Amalindo - Sumarjono lanjutkan !!

TTd 
AKa Cholik Darlin SPdI MM
Ketua DPC PKB Kabupaten Pali

Senin, 03 Agustus 2020

Wali Sunan Ampel


Karomah Sunan Ampel : Ayam Jago, Masjid Perahu Terbalik Hingga Berjalan di Air

Sunan Ampel adalah seorang anggota Wali Songo yang menjadi tokoh paling berpengaruh di pulau Jawa dalam pengembangan ajaran Islam. Dalam Islam sendiri, WALI adalah manusia yang dipilih Allah Karena ketaatan, keimanan hingga ketaqwaannya. Termasuk karomah yang dimiliki seorang wali sejatinya adalah hadiah atas kedekatannya pada sang Ilahi. Membahas mengenai Sunan Ampel, anggota walisongo yang memiliki nama Asli Raden Ali Rahmatullah ini juga tidak lepas dari karomah yang dimilikinya.

Karomah Sunan Ampel konon adalah berupa Ayam Jago yang selalu menang dalam sebuah perlombaan sabung ayam. Kemudian kisah beliau yang mampu menyeberangi sungai tanpa basah sedikitpun hingga sebuah bangunan masjid Perahu Terbalik yang sampai saat ini masih digunakan sebagai tempat ibadah umat muslim.

Karomah Sunan Ampel inilah yang menjadikan beliau sebagai salah satu Sunan paling disegani bahkan masih diharapkan berkah nya oleh para peziarah. Tak henti-hentinya mereka mendatangi makam Sunan Ampel untuk berdoa (ngalap berkah). Bagaimana kisah karomah yang dimiliki Sang Sunan Ampel ini

Menyeberang Sungai Tanpa Basah

Saat diutus Raja Brawijaya V untuk membuka lahan perdikan (otonom) itu, Raden Rahmat berangkat dari Trowulan menyusuri Sungai Brantas menuju Ujung Galuh (Surabaya). Dalam perjalanan itu, dia berhenti di Sungai Kalimas. Nah di Sungai inilah beliau menunjukkan karomah yang dimilikinya. Beliau menyeberangi Sungai ini tanpa menggunakan perahu atau alat apapun. Beliau hanya menggunakan peralatan seadanya.

Peralatan ini berupa, kayu dan batang pohon pisang lalu dirangkai dengan tangannya sendiri. Beliau memanfaatkan sampan sederhana ini untuk menyeberang. Uniknya beliau tidak basah sedikitpun meski sampan yang digunakan sangat sederhana dan banyak kebocoran disana sini. Karomah Sunan Ampel ini membuat warga sekitar sungai penasaran siapakah gerangan orang sakti yang mampu menyeberangi sungai tanpa menggunakan perahu itu.

Setelah menyeberangi sunagi, Kanjeng Sunan memberitahukan kepada si laki-laki yang memberanikan diri menanyakan siapakah diri beliau sebenarnya. Beliau menyarankan kepadanya agar menggunakan akalnya dengan baik, agar memanfaatkan karunia yang diberikan oleh Allah Ta’ala dalam rangka ibadah kepada-Nya.

Kisah Ayam Jago

Dalam perjalanannya membuka lahan kosong menjadi sebuah pemukiman, Sunan Ampel bertemu dengan banyak warga yang masih belum beriman kepada ALLAH. Warga di sekitar daerah itu ternyata masih sangat abangan (pengetahuan agama nya sangat rendah). Saat itu warga sekitar banyak penjudi dan penganut kepercayaan animisme serta doyan dengan namanya sabung ayam.

Dari sini kembali karomah Sunan Ampel ditunjukkan. Beliau ditantang oleh warga sekitar yang suka main judi untuk beradu ayam jago. Sunan Ampel pun selalu menang dalam pertarungan sabung ayam Karena ayam jago yang beliau miliki bukan ayam jago biasa. Terus menang dalam setiap pertandingan, membuat Sunan Ampel disegani oleh warga sekitar. Melihat kehebatan sang Sunan warga kemudian menyatakan taubat dan beriman kepada Allah.

Masjid Perahu Terbalik

Melihat kondisi masyarakat peneleh itu, Sunan Ampel memutuskan untuk mendirikan masjid. Tujuannya agar bisa merangkul mereka ke jalan yang lebih baik. Memang sejak kedatangan Raden Rahmatullah di desa Peneleh, beliau selalu melihat situasi di Peneleh hingga akhirnya menetap di sekitar Peneleh sekaligus mensyiarkan ketauhidan ajaran Allah.

Kehebatan Sabung Ayam yang ditunjukkan Sunan Ampel dengan karomah yang dimilikinya membuat warga semakin tunduk dan segan pada beliau. Kemudian, setiap hari masyarakat terus mengikuti dirinya. Seiring berjalannya waktu juga diajarkan tentang keimanan dan tata cara beribadah yang benar. Di tempat itu pula didirikan langgar atau surau untuk tempat ibadah.

‎Sunan Ampel mengajarkan tata cara beribadah yang benar. Termasuk meninggalkan kebiasaan berjudi dan sabung ayam. Jika dilihat dari atas, Masjid Jami Peneleh ini mirip seperti perahu terbalik yang menghadap ke arah barat. Maknanya, mengajak masyarakat untuk beribadah (salat) ke arah kiblat (Mekah).

Minggu, 02 Agustus 2020

Sahabat Ku Sang Pedagang Petai keliling

#ArtiSahabat 
" Kita Terkadang Menahan Rindu Pada Sahabat 
Dikarenakan Jauh Jarak , Waktu yang Padat serta kesibukan mencari nafkah  

Diantar Sahabat ada yang kaya , yang miskin terkadang kita tidak menduga diantara mereka ada yang menahan kerinduan serta doa pengharapan untuk kita bangkit lagi , dia adalah Sahabat yang diberikan oleh Allah SWT dorongan khusus sehingga Teringat di masa lalu saat Saling membantu dan bersama 

Alhamdulillah dikunjungi Adinda Nasution ( Mion ) Pedagang Petai keliling Yang bertanya tanya kabar jarang bertemu , Terimakasih Adinda 🙏💪 "

Hari Raya Idul Adha 1441 H terasa ada yang berbeda di tahun sebelumnya disaat saya menjabat menjadi anggota DPRD Pali , setia lebaran saya capek karena banyak Tamu yang datang baik sahabat maupun Pengurus partai dll 

Berbeda tahun 2020 disaat saya tidak lagi menjadi pejabat , saya capek tiduran menunggu kawan & sahabat baik telpon maupun berkunjung tak tiba2 , hanya ada adinda Salpa Rabi , Yoka yang tak lain adik kandung saya , mungkin mereka sibuk dll 

Alhamdulillah dihari lebaran ketiga saya merasa terharu saya dikunjungi adinda mion pedagang Petai keliling yg miskin itu kunjungi saya , bertanya kabar tentang saya , saya bangga ada diantara mereka yg ingat kepada ku , dia adalah sahabat baik yg harus ku tulis di blog ini 

Semoga mion dimudahkan oleh Allah Reskinya Aminn , 1441 H