Sabtu, 23 November 2013

KATA - KATA BIJAK OPTIMIS

KATA - KATA BIJAK OPTIMIS

 
kata - kata bijak motivasi optimisme

Beranilah bermimpi karena tuhan akan memeluk mimpi- mimpi itu . ( Andrea Hirata )

Jarak antara sungguh – sungguh dan sukses hanya bisa diisi oleh kesabaran. ( Anwar Fuadi )

Untuk mendapatkan yang lebih anda harus berjuang dengan usaha diatas rata-rata yang dilakukan orang lain. ( Anwar Fuadi )

Inti hidup adalah Kombinasi antara niat, ikhlas, kerja keras, doa dan tawakal. ( Anwar Fuadi )

Orang yang gagal dalam usahanya, masih tetap lebih baik daripada orang yang sama sekali tidak mau mencoba. ( James Douglas )

Jangan takut jatuh, karena yang tidak pernah memanjatlah yang tidak pernah jatuh, jangan takut gagal, karena yang tidak pernah gagal hanyalah orang yang tidak pernah mencoba melangkah. Jangan takut salah, karena dengan kesalahan pertama kita dapat menambah pengetahuan untuk mencari jalan yang benar pada langkah yang kedua. ( Buya Hamka )

Malas adalah kuburan bagi orang hidup. ( M. Yunan Nasution )

Bukan yang kuat, tetapi yang uletlah yang menjadikan mereka besar. ( Nicase )

Kesenangan dan kelapangan cenderung menghambat kreativitas sedangkan kesengsaraan dan kesempitan justru mendorong daya cipta. ( Alex Osborn )
Milikilah harapan yang besar, jadikanlah sebagai lambang dalam kehidupan. Milikilah angan – angan yang tinggi, jadikanlah ia sebagai pakaian sehari – hari. ( Musthofa al-Ghalayain)

Orang yang kehilangan harapan, bisa kehilangan segala-galanya. ( congreve )

Sikap anda lebih penting daripada kecerdasan anda. ( John Schwartz Divey )

Bagaikan batu yang teguh tiada tergoyahkan, demikian pula orang bijaksana tiada goyah di tengah – tengah celaan ataupun pujian. (Dhammapada )

Kemauan adalah sebagai sebilah beliung yang tajam, yang dapat membuat jalan melalui hutan rimba. ( Charles Dickens )

Orang yang bekerja atas dorongan cinta itu akan merasa senang dan tidak merasa jemu dan lelah. (Ralph Waldo Emerson )

Orang yang mudah bersedih hati akan sukar mencapai apa yang dicita-citakan. ( Mahatma Ghandi )

Kegagalan dan kesengsaraan adalah guru yang keras dan kejam yang bekerja demi kepentingan kita, yang tahu segi mana yang lebih baik dan sangat mencintai kita melebihi kita sendiri. ( Edmund Burke )

Bakat saya hanya saya peroleh dengan bekerja keras. ( Johan Subastian Bach )

Banyak orang – orang mencapai kebesaran berkat banyaknya kesukaran dan kesulitan yang mereka hadapi. ( Burn )

Kemalasan adlah penyebab utama segala kegagalan.

Orang penakut itu mati berulang kali sebelum kematian yang sesungguhnya. ( Julius Caesar )

Segala lapangan dimenangkan oleh mereka yang percaya bahwa mereka pasti menang. ( Thomas W H)

Mereka yang takut mengatakan sesuatu, tidak akan hidup sehat karena ia harus mengerahkan tenaganya untuk membungkam mulutnya buat menentang kata hatinya sendiri. ( Frank Kelly )

Adalah lebih baik kegagalan dalam mencapai kemulian daripada kemenagan dalam kehinaan. ( Peire Louis )

Aku akan menemukan jalan kalu tidak aku akan membuatnya, tak ada sesuatu yang mustahil bagi orang yang mau.

Orang yang pernah jatuh, itu biasa; tetapi orang yang tiap jatuh bangun kembali, itu luar biasa.

Merangkak tetapi sampai, lebih baik daripada berlari putus dijalan.

Sungguh aku merasa heran terhadap orang yang berputus asa (akan ampunan Allah) sementara ia masih memiliki kesempatan untuk bertobat. ( Saydina Ali bin Abi Thalib )

Tetap Optimis Number One For Pali.

Jumat, 01 November 2013

Pencuri Pipa pertamina Asset Field Adera , ditembak

Pipa Pertamina Dipotong, Kaki Sumantri Ditembak

Tiga tersangka saat digirng ke Polsek Talang Ubi
Tiga tersangka saat digirng ke Polsek Talang Ubi
PALI | KS-Sebagai daerah yang kaya akan hasil minyak, secara otomatis Kabupaten PALI memiliki jalur pipa minyak milik perusahaan pengeboran. Banyaknya pipa dan wilayah sebaran yang luas ternyata menjadi lahan empuk bagi pencui spesialis pipa.
Seperti yang dilakukan oleh  Usman (33), warga Desa Purun, Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Usman harus berurusan dengan aparat kepolisian dari Polsek Talang Ubi, pimpinan langsung AKP Zai’an ZL.
Hal ini terungkap setelah kepolisian  berhasil menggulung jaringan pencuri pipa besi aktif. Tidak tanggung-tanggung, pipa yang dicuri sepanjang tiga kilometer. Pipa itu milik PT Pertamina EP Field Adera.
Tersangka Usman  diringkus petugas, Rabu (31/10) sekitar pukul 10.00 WIB setelah sebelumnya petugas berhasil menangkap dua pelaku lainya, yakni Helmi alias Kemi (43) dan Idrus (55), warga Desa Saka Tiga, Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir.
Awalnya petugas mendapat informasi kedua pelaku mengendarai mobil dari Desa Purun Kecamatan Penukal menuju Desa Teluk Lubuk. Petugas yang mendapat informasi pun langsung melakukan pengejaran, dan berhasil ditangkap di di Jalan Teluk Lubuk – Tanah Abang, daerah Desa Bulang Kecamatan Belimbing Kabupaten Muara Enim.
Setelah dilakukan pengeledahan, ternyata didalam mobil Izuzu Fanter Touring, warna silver, bernopol BG 2382 LK, yang telah dimodifikasi milik tersangka Kemi, petugas berhasil menemukan 50 batang pipa besi berukuran empat inci, yang telah dipotong sepanjang dua meter.
Tak cuma itu, petugas pun berhasil mengamankan barang bukti lainnya, berupa sebilah pisau pingang, uang Rp14 juta, dan empat buah jimat. Dengan gerak cepat, pelangsung melakukan pengembangan terhadap ketiga tersangka. Hasilnya, petugas memperoleh informasi ada  tersangka lainnya yaitu Sumantri.
Tersangka Usman dan Kemi pun dibawa petugas, untuk menunjuk keberadaan tersangka Sumantri (37). Sekitar pukul 14.30 WIB, petugas berhasil menangkap Sumantri saat dirumahnya di Desa Panta Dewa, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI.
Malangnya, saat menuju perjalanan menuju Polsek Talang Ubi, ketiga tersangka ini mencoba berontak dan hendak melarikan diri. Tak ingin tersangka kabur, terpaksa ketiganya harus dihadiahi timah panas petugas, dengan tersangka Sumantri bersarang lima peluru di mata kaki kiri dan kanannya, tersangka Usman bersarang dua butir peluru di betis kanan, dan tersangka Kemi diterjang satu peluru dibetis kanannya.
Lius Oya, Kepala Security Pertamina EP Field Adera mengakui pipa yang telah dicuri tersebut adalah milik Pertamina. Pipa ini merupakan pipa yang mengangkut minyak dari sumur 64 menuju ke stasiun Dewa, Desa Panta Dewa, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI. ” Pipanya memang melintasi Desa Purun, dan sudah sering dicuri pak” kata Lius.
“Pipa itu aktif dan selalu kita fungsikan. Namun, saat dicuri pipa tersebut sedang tidak aktif, jadi kemungkinan besar pelaku ini memahami kapan tidak berfungsinya pipa ini, dan ada indikasi kalau orang dalam juga ikut terlibat. Menggingat, untuk memasuki areal pipa ini tidak boleh sembarang orang,” jelas dia.
Kapolsek Talang Ubi, AKP Zai’an ZL didampingi Wakapolsek Iptu Arsyad AR menjelaskan, bahwa pihaknya terlebih dahulu mendapatkan laporan adanya aksi pencurian pipa perusahaan. Sehingga dirinya, langsung menugaskan jajaranya untuk melakukan penghadangan.
“Komplotan ini memang sudah memiliki peran masing-masing dalam menjalankan aksinya. Dan sempat mencoba berontak dan hendak kabur, sehingga kita lakukan tindakan tegas. Kita terus lakukan pengembangan, terhadap pelaku lainnya, berinisial Rs, yang telah kita ketahui keberadaanya, dan dalam pengejaran kita,” jelas Aan sapaan akrabnya.
Tersangka Kemi mengaku, bahwa dirinya hanya sebagai penadah pipa tersebut, untuk dijual kembali di wilayah Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir. “Aku cuma sebagai penadah bae pak. Gawe cak ini, baru enam kali ini pak, dan untungnyo cuma Rp20 ribu perbatang. Duitnyo dewek aku gunoke untuk biaya hidup dan bayar keridit mobil,” aku bapak tiga anak ini.
Kemi mengakui, pipa tersebut dijualnya kepada pandai besi yang memang banyak didaerah itu. Sedangkan, tersangka Usman menjelaskan, bahwa dirinya bertugas sebagai pemotong pipa tersebut. “Baru sekali aku pak, memang aku yang lakukan pemotongan pipa itu, menggunakan gergaji besi, samo Suman dan Rs (Dpo),” usman coba berkelit. Barang Bukti pipa milik pertamina dan mobil panther yang digunakan untuk mengangkutnya.

Jumat, 13 September 2013

Sejarah Singkat Perminyakan di Kabupaten PALI


PT PERTAMINA EP ASSET 2 ADERA FIELD:
TUMBUH MENUJU OPERASI SEIMBANG DAN BERKELANJUTAN


PT. Pertamina EP Asset 2 Adera Field adalah anak perusahaan PT Pertamina Persero yang beroperasi di 4 kecamatan di Kabupaten Pali, Sumatera Selatan, yang dibagi ke dalam 3 area kerja yaitu Abab, Dewa dan Raja. PT Pertamina EP Asset 2 Adera Field yang beralamat di Jalan Pertamina, Kecamatan Abab, Kabupaten Pali, Sumatera Selatan. Hingga Juni 2013, PT Pertamina EP Asset 2 Adera Field mencatat produksi minyak sebesar 1370 BOPD dan Gas sebesar 4,4 MMSCFD. [MS1] 
Lapangan Abab, Dewa dan Raja dibuka setelah penemuan minyak di lapangan Talang Akar oleh NKPM pada tahun 1916, lapangan Pendopo pada tahun 1927, lapangan Jirak tahun 1930, lapangan Benakat tahun 1933, lapangan Raja tahun 1936 dan lapangan Abab dan Betun pada tahun 1950. Pada tahun 1959 PT. Stanvac Indonesia mulai beroperasi di lapangan Abab, Dewa dan Raja. Pada tahun 1983 lapangan Abab, Dewa dan Raja sebagai daerah sumur tua diserahkan ke PN Pertamina dan dioperasikan oleh Pertamina sendiri. Berdasarkan kontrak EOR tanggal 5 Juni 1993 eksploitasi minyak lapangan Abab, Dewa dan Raja dengan luas wilayah sekitar 147 km2 dikerjasamakan secara kemitraan oleh Pertamina dengan membentuk Joint Operating Body (JOB) Pertamina - Citra Patenindo Nusa Pratama CPNP. Pada 1 Januari 1998 hingga 31 Maret 2002 lapangan Abab, Dewa dan Raja dikelola oleh PT Halliburton Energi Development Indonesia (HEDI) dan dilanjutkan oleh PT Lekom Maras pada 1 April 2002. Pada 22 April 2009, lapangan Abab, Dewa dan Raja atau disingkat Adera kembali dioperasikan sendiri oleh Pertamina dengan nama PT Pertamina Asset 2 Field EP (UBEP) Adera. Pada 1 Maret 2013 setelah dilakukannya perubahan organisasi UBEP Adera berganti nama menjadi PT Pertamina EP Asset 2 Adera Field hingga saat ini.
Dalam memelihara sistem manajemen lingkungan, perusahaan telah memiliki kebijakan yang terintegrasi mencakup komitmen untuk taat kepada peraturan lingkungan, tidak melakukan pencemaran, penghematan dan konservasi sumber daya alam, efisiensi energi, minimasi limbah dari kegiatan operasional, dan perbaikan berkelanjutan. Komitmen kebijakan ini diimplementasikan oleh seluruh elemen di Adera Field dengan mengacu siklus P-D-C-A (Plan-Do-Check-Action).

 [MS1]Mohon update.
 [MS2]Tampilkan sertifikat sekilas-sekilas

Sabtu, 07 September 2013

Turnament Bola Kaki H.Rizal Kenedy,SH.MM



PANITIA TURNAMENT H RIZAL KENEDY,SH,MM CUP 2013
DESA RAJA KECAMATAN TANAH ABANG
KABUPATEN PENUKAL ABAB LEMATANG ILIR


Nomor                  : 01/HRKCUP/RJ/IX/2013
Prihal                    : Undangan

KepadaYth Team Bola Kaki
Di
                Tempat.

Assalamualikum Wr.Wb
Dengan Hormat , Salam Olaraga
Sehubungan Dengan Akan diselegarakanya Turnament H.Rizal Kenedy ,SH,MM Cup 2013 , Bersama ini kami mengundang Team/Club Sepak Bola yang Sdr/I Pimpin kiranya dapat berkompotisi dengan mengedepankan Persahabatan dan Sportifitas Yang Insya Allah Akan Diselenggarakan Sebagai Berikut

Pendaftaran                       : dimulai Tanggal 10 September s/d 29 September 2013
Biaya Pendaftaran           : Rp 250.000/Club.
Metting                               : 29 September 2013
Tempat Pendaftaran      : Sekretariat Panita Kantor Kades Desa Raja.
-          Kontak Person : 082184387790 ( Arwan . Ketua Pelaksana)
-          Kontak Person : 085381377987 ( Reno. Bendehara )
-          Kontak Person : 081271522814 ( iji .Sekretaris)
Rencana Hadia                  :
-          Juara I           : Rp 6.500.000
-          Juara II          : Rp 4.000.000
-          Juara III        : Rp 2.500.000
-          Juara IV        : Rp 1.000.000
-          Top Score    : Rp 1.000.000
Pelaksanaan Turnament                                               : Lapangan Bola Raja Desa Raja Kec.Tanah Abang

Demikianlah Kami sampaikan Undangan ini dan kiranya dapat menyampaikan ke Club lain Atas akan diselegarakan Tornament ini, Atas Perhatianya kami Ucapkan Terimah Kasih.
Wasalamualaikum Wr.Wb
                                                                                                                                     





                                                                                         

Kamis, 29 Agustus 2013

Profil Partai Persatuan Pembagunan

Profil Partai Persatuan Pembagunan

Profil Partai Persatuan Pembagunan
Partai Persatuan Pembagunan (PPP) didirikan tanggal 5 Januari 1973, sebagai hasil fusi politik empat partai Islam, Partai Nadhlatul Ulama, Partai Muslimin Indonesia (Parmusi), Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII) dan Partai Islam Perti.

PPP didirikan oleh lima deklarator yang merupakan pimpinan empat Partai Islam peserta Pemilu 1971 dan seorang ketua kelompok persatuan pembangunan, semacam fraksi empat partai Islam di DPR. Para deklarator itu adalah KH Idham Chalid, Ketua Umum PB Nadhlatul Ulama; H.Mohammad Syafaat Mintaredja, SH, Ketua Umum Partai Muslimin Indonesia (Parmusi); Haji Anwar Tjokroaminoto, Ketua Umum PSII; Haji Rusli Halil, Ketua Umum Partai Islam Perti; dan Haji Mayskur, Ketua Kelompok Persatuan Pembangunan di Fraksi DPR.

PPP berasaskan Islam dan berlambangkan Ka'bah. Akan tetapi dalam perjalanannya, akibat tekanan politik kekuasaan Orde Baru, PPP pernah menanggalkan asas Islam dan menggunakan asas Negara Pancasila sesuai dengan sistem politik dan peraturan perundangan yang berlaku sejak tahun 1984.

Pada Muktamar I PPP tahun 1984 PPP secara resmi menggunakan asas Pancasila dan lambang partai berupa bintang dalam segi lima. Setelah tumbangnya Orde Baru yang ditandai dengan lengsernya Presiden Soeharto tanggal 21 Mei 1998 dan dia digantikan oleh Wakil Presiden B.J.Habibie, PPP kembali menggunakan asas Islam dan lambang Ka'bah. Secara resmi hal itu dilakukan melalui Muktamar IV akhir tahun 1998.

Sesuai dengan Anggaran Dasar PPP yang dihasilkan Muktamar V tahun 2003, pada pasal 3 disebutkan bahwa tujuan Partai Persatuan Pembangunan adalah terwujudnya masyarakat yang adil, makmur, sejahtera lahir bathin dan demokratis dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila di bawah ridho Allah Subhanahu Wata'ala.

Ketua Umum DPP PPP yang pertama adalah H.Mohammad Syafaat Mintaredja, SH yang menjadi Ketua Umum, sejak tanggal 5 Januari 1973 sampai mengundurkan diri tahun 1978. Selain jabatan Ketua Umum pada awal berdirinya PPP juga mengenal presidium partai yang terdiri dari KH.Idham Chalid sebagai Presiden Partai, H.Mohammad Syafaat Mintaredja, SH, Drs.H.Th.M.Gobel, Haji Rusli Halil dan Haji Masykur, masing-masing sebagai Wakil Presiden.

Ketua Umum DPP PPP yang kedua adalah H. Jailani Naro, SH. Dia menjabat dua periode. Pertama tahun 1978 ketika H.Mohammad Syafaat Mintaredja mengundurkan diri sampai diselenggarakannya Muktamar I PPP tahun 1984. Dalam Muktamar I itu Naro terpilih lagi menjadi Ketua Umum DPP PPP.

Ketua Umum DPP PPP yang ketiga adalah H. Ismail Hasan Metareum, SH, yang menjabat sejak terpilih dalam Muktamar II PPP tahun 1989 dan kemudian terpilih kembali dalam Muktamar III tahun 1994.

Ketua Umum DPP PPP yang keempat adalah H. Hamzah Haz yang terpilih dalam Muktamar IV tahun 1998 dan kemudian terpilih kembali dalam Muktamar V tahun 2003. Hasil Muktamar V tahun 2003 juga menetapkan jabatan Wakil Ketua Umum Pimpinan Harian Pusat DPP PPP, yang dipercayakan muktamar kepada mantan Sekjen DPP PPP, H. Alimawarwan Hanan,SH.

Ketua Umum DPP PPP yang kelima adalah H. Suryadharma Ali yang terpilih dalam Muktamar VI tahun 2007 dengan Sekretaris Jenderal H. Irgan Chairul Mahfiz sedangkan Wakil Ketua Umum dipercayakan oleh muktamar kepada Drs. HA. Chozin Chumaidy.

PPP sudah mengikuti sebanyak enam kali sejak tahun 1977 sampai pemilu dipercepat tahun 1999 dengan hasil yang fluktuatif. Dilihat dari sisi perolehan suara, pada Pemilu 1977 PPP meraih 18.745.565 suara atau 29,29 persen. Sedangkan dari sisi perolehan kursi, PPP mendapatkan 99 kursi atau 27,12 persen dari 360 kursi yang diperebutkan

Dari sisi perolehan suara, pada Pemilu 1982 PPP meraih 20.871.800 suara atau 27,78 persen. Dari perolehan kursi, PPP mendapatkan 94 kursi atau 26,11 persen dari 364 kursi yang diperebutkan.

Dari sisi perolehan suara, pada Pemilu 1987 PPP meraih 13.701.428 suara arau 15,97 persen. Sedangkan dari perolehan kursi, PPP meraih 61 kursi atau 15,25 persen dari 400 kursi yang diperebutkan.

Dari sisi perolehan suara, pada Pemilu 1992 PPP meraih 16.624.647 suara atau 14,59 persen. Dari sisi perolehan kursi PPP meraih 62 kursi atau 15,50 persen dari 400 kursi yang diperebutkan.

Dari sisi perolehan suara, pada Pemilu 1997 PPP meraih 25.340.018 suara. Sedangkan dari sisi perolehan kursi, PPP meraih 89 kursi atau 20,94 persen dari 425 kursi yang diperebutkan.

Dari sisi perolehan suara, pada Pemilu 1999 PPP meraih 11.329.905 suara atau 10,71 persen. Dari sisi perolehan kursi, PPP meraih 58 kursi atau 12,55 persen dari 462 kursi yang diperebutkan.

Dari sisi perolehan suara, pada Pemilu 2004 PPP meraih 9.248.764 atau 8,14 persen. Dari sisi perolehan kursi, PPP tetap meraih 58 kursi atau 10,54 persen dari 550 kursi yang diperebutkan.

Pada Pemilu 1977, PPP meraih kursi pada 22 provinsi atau 84,62 persen dari 26 provinsi. Provinsi yang tidak menghasilkan kursi bagi PPP adalah Sulawesi Tenggara, Bali, Nusa Tenggara Timur, dan Irian Jaya.

Pada Pemilu 1982, PPP meraih kursi pada 22 provinsi atau 81,84 persen dari 27 provinsi. Provinsi yang tidak menghasilkan kursi bagi PPP adalah Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Bali, Nusa Tenggara Timur, Irian Jaya, dan Timur Timur.
Pada Pemilu 1987, PPP meraih kursi pada 22 provinsi atau 81,84 persen dari 27 provinsi. Provinsi yang tidak menghasilkan kursi bagi PPP adalah Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Bali, Nusa Tenggara Timur, Irian Jaya, dan Timur Timur.

Pada Pemilu 1992, PPP meraih kursi pada 18 provinsi atau 66,66 persen dari 27 provinsi. Provinsi yang tidak menghasilkan kursi adalah Jambi, Bengkulu, Lampung, Sulawesi Utara, Bali, Nusa Tenggara Timur, Irian Jaya, dan Timor Timur.

Pada Pemilu 1997, PPP meraih kursi pada 18 provinsi atau 66,66 persen dari 27 provinsi. Provinsi yang tidak menghasilkan kursi bagi PPP adalah Jambi, Bengkulu, Lampung, Sulawesi Utara, Bali, Nusa Tenggara Timur, Irian Jaya, dan Timor Timur.

Pada Pemilu dipercepat tahun 1999, PPP meraih kursi pada 24 provinsi atau 88,88 persen dari 27 provinsi. Provinsi yang tidak menghasilkan kursi bagi PPP adalah Bali, Irian Jaya, dan Timur Timur.

Pada Pemilu 2004, PPP meraih kursi pada 23 provinsi atau 69.69 persen dari 33 provinsi. Provinsi yang tidak menghasilkan kursi bagi PPP adalah Babel, Kepri, DIY, Bali, NTT, Sulawesi Barat, Maluku, Maluku Utara, Irian Jaya Barat, dan Papua .

Selama pemilu yang diselenggarakan pemerintahan otoriter Orde Baru, PPP selalu berada dalam keadaan tertindas, kader-kader PPP dengan segala alat kekuasaan Orde Baru dipaksa meninggalkan partai, kalau tidak akan dianiaya.

Selama masa Orde Baru banyak kader-kader PPP terutama di daerah yang ditembak, dipukul, dan malah ada yang dibunuh. Saksi-saksi PPP diancam, suara yang diberikan rakyat ke PPP dimanipulasi untuk kemenangan Golkar, mesin politik Orde Baru.

PPP memiliki tiga visi-misi utama dalam perjuangannya. Pertama, PPP berkhidmat untuk berjuang dalam mewujudkan dan membina manusia dan masyarakat yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT, meningkatkan mutu kehidupan beragama, mengembangkan Ukhuwah Islamiyah (persaudaraan sesama muslim).

Dengan demikian PPP mencegah berkembangnya faham-faham atheisme, komunisme/marxisme/leninisme, serta sekularisme, dan pendangkalan agama dalam kehidupan bangsa Indonesia.

Kedua, PPP berkhidmat untuk memperjuangkan hak-hak asasi manusia dan kewajiban dasar manusia sesuai harkat dan martabatnya dengan memperhatikan nilai-nilai agama terutama nilai-nilai ajaran Islam, dengan mengembangkan ukhuwah basyariyah (persaudaraan sesama manusia).
Dengan demikian, PPP mencegah dan menentang berkembangnya neo-feodalisme, faham-faham yang melecehkan martabat manusia, proses dehumanisasi, diskriminasi, dan budaya kekerasan.

Yang ketiga, PPP berkhidmat untuk berjuang memelihara rasa aman, mempertahankan dan memperkukuh persatuan dan kesatuan bangsa dengan mengembangkan ukhuwah wathaniyah (persaudaraan sebangsa).

Dengan demikian, PPP mencegah dan menentang proses disintegrasi, perpecahan dan konflik sosial yang membahayakan keutuhan bangsa Indonesia yang ber-Bhinneka Tunggal Ika.


Berikut susunan pengurus DPP PPP :

KETUA UMUM: Drs. H Suryadharma Ali Msi

WAKIL KETUA UMUM: Emron Pangkapi, H. Hasrul Azwar, Ir. Suharso Monoarfa, Drs. Lukman Hakim Saefuddin.

KETUA-KETUA:
1. Irgan Ch Mahfiz.
2. Ir. H. Fernita Darwis.
3. Dra. Ermalena Muslim.
4. Achmad Farial.
5. Dra Wardhatul Asriah.
6. Drs. Zainut Tauhid Sa'adi.
7. HM Arwani Thofani S.Ag.
8. Drs. Makmun Halim Thohari SH.
9. HM Soleh Amin SH.
10. H. Rahman Jakob SSn.
11. H. Efiardi Asda.
12. Ir. Aunur Rofik.
13. Dr. Reni Marlinawaty.
14. Dra. Okky Osakawaty.
15. H Icuk Sugiarto.
16. H. Rusli Effendi SPd I, SE, M Si. 17. H Yusroni Yazid SE.
18. Dra Hj Chisbiyah Rahim.
19. DR KH Masjkur Hasyim.
20. HA Dimiyati Natakusumah.
21. H Andi Ghalib SH, MH.
22. H. Iskandar Sjaikhu.
23. H Usman M Tokan.

SEKRETARIS JENDERAL: Ir. HM Romahurmuzzy MT

WAKIL SEKJEND:
1. Drs. Mansur Kardi
2. M Qoyum Abdul Jabar ST, Msi
3. Drs. Isa Muchsin
4.Ir. Hilman Ismail Metareum
5.Dra. Qotrun Nada Syatiri Ahmad
6. H. Husnan Bey Fanani MA
7. Dra Hj Ratih Sanggarwaty
8. HM Ghozali Alfatih S.Ag
9. Ir. Dini Mentari
10. Ir. Sigit Haryanto
11. Joko Purwanto
12. Dr Hj Ariza Agustina
13. Dra Hj Laili Nailulmuna Azhar Basyir
14. Dra. Siti Nurmila Muslih
15. Ahmad Gozali Harahap A.Ag
16. H. Hasan Husairi Lubis
17. Dr. Hj. Elviana M Si
18. Drs. H. Ridho Kamaludin
19. Dra. Hj. Munawaroh
20. H Syaiful Tamliha Spi, MS
21. Dra Maryam Tawil
22. H. Ahar Sulaiman SH, MH
23. Hj. Etha Aisyah Hentihu.

BENDAHARA UMUM: Drs. H Mahmud Yunus.
WAKIL BENDAHARA: H. Asmui Suhaimi, Hj. Ma'rifah Ma'ruf Amin.

Rabu, 28 Agustus 2013

Cerite Lame


Cerite Lame
Lagu Daerah  Sumsel


Betemu dngan kance lame
Kance seinggo sepemunyian /serepat serasan
Lom se belum la tetawe
Terkenag cerite lame….

Teringat waktu gi mude
 beribangan same- same
Na betemu keribanganye
Tapi takut ngan bapaknye…

Reff :
**

Dek terase umurlah kepale lime
Tekenang cerite gi mude
Alangkan ladasnye rasenye
Aman pacak ngulanginye…

Betemu la same tua
Saling tanye anak berape
Deade nanyeke harte
Nayeke anak lanag betine..