Partai Politik adalah Pilihan saya untuk wujudkan Aspirasi Rakyat dan cita2 leluhur sejak 2007 Saya ikut aktif di Partai Islam
2005 saya aktif membentuk ormas bersama sahabat IMPTA ikatan mahasiswa pemuda Tanah Abang untuk memperjuangkan aspirasi rakyat yang terbengkalai
Setelah 2006 dekat dengan bupati Muara enim H Kalamudin saya diarahkan ikut partai Politik agar lebih luas menyampaikan aspirasi di DPRD melalui fraksi Partai politik
Saat itu beliau arahkan saya gabung partai PDIP, PAN dan PPP
Saya ingat kakek ku seorang Ahli Tauhid yang aktif berpartai dari PSII hingga P3 dan ayah ku Aktif di Partai Banteng di masa Orde baru
Lantas kutanya ayah ku atas keinginan ku gabung partai Politik ayah setuju dan beliau berpesan ada 3 cara yang lebih cepat menjadi pemutus kebijakan yaitu menjadi pemangku kebijakan dengan cara
1. Melalui Birokrasi bisa jadi bupati - Presiden 2. Dari Angkatan TNI atau Polri dan 3 . Melalui partai Politik
Partai politik jalur efektif rakyat miskin yg bisa jadi pimpinan kebijakan di daerah akhirnya saya cari parpol
Kenapa ke P3
Awalnya di kampung ku ada anggota dprd prov dari ppp yunda khoiriah disitulah aku memulai komunikasi beliau arahkan ke dpc p3 muara enim hubingi hafiz pirsada dan akhirnya saya gabung p3 jadi pengurus sayap partai gmpi hinggap pac sampai dpc dan akhirnya jadi DPRD Pali dari P3
Kenapa ke PKS
Saya bukan politik loncat tapi sunami politik yg memaksa saya keluar partai P3 , partai p3 dialisme di pusat Romy vs djan faridz saya ketua dpc p3 dari kubu lama djan faridz dan romy di dukung jokowi akhirnya p3 lama bubar , saya di pecat dan nitip suara pemilu di pks , saya tidak masuk pengurus pks hanya calon dprd saja yg akhirnya buat pks dapat kursi di dapil ku dan p3 hilang , habis pemilu saya pamit dari pks
Kenapa pkb
Saya aktif di PCNU sejak NU berdiri di Pali , ketua nu minta saya aktif lagi di PKB untuk urus partai , saya tidak bisa tolak akhirnya kembali ke pkb yang tidak punya kursi 0 jadi ada kursi 1 , namun saat 2026 waktunya generasi estapet dan saya sudah waktunya istirahat di pengurus namun tetap jadi kader partai islam
Dari PPP , PKS hingga Berakhir di PKB ,2026 adalah perjalan baru saya wujudkan cita2 leluhur di luar partai Poltik
Bismilah