Cerita ini sengaja ku tulis untuk kujadikan Tarbiyah dalam kisah perjuangan yang kelak jadi refrensi dalam buku yang kurapikan dalam bab tentang perjalanan karir ku
2014 adalah awal yang cukup luar biasa terlihat dari karir politik yang lu mulai dengan terpilihnya ku jadi DPRD Pali adalah bagian kecil dari keberhasilan berorganisasi yang ku mulai sejak 2007
Dari deretan panjang tentang komitmen dan loyalitas ada beberapa yang ingin kutulis karena menarik untuk di jadikan cerita bagi para penerus estafet ku kelak
Semua tetang Sahabat, Komitmen, Politik loyalis dan regenerasi
Saat masuk gedung DPRD Pali saya saat itu ketua DPC PPP sekaligus ketua Fraksi tentu dalam pembentukan AKD ( Alat kelengkapan Dewan ) saya maju calon ketua Komisi di komisi tersebut ada 7 Parpol jika voting harus kuasi 4 Parpol
Ada pdip, golkar , demokrat, hanura, p3, nasdem,pan nah saat itu yg maju ketua komisi saya dan Asri Ag dalam politik lobynya pada ketua Parpol , Akhirnya sore sebelum pemilihan sepakat ketua partai Demokrat firdaus, Hanura Horozal , Golkar Eso dan P3 aka cholik untuk ketua komisi 1 Aka cholik , karena H Asri Ag didukung 3 parpol pdip, nasdem ,Pan secara otomatis Aka cholik menang
Namun pagi terjadi perubahan tanpa diketahui ketua parpol ada penghiantan kader Demokrat Tuti ilsan yang membelot pilih Asri dari PDIP karena alasan hubungan keluarga , akhirnya hasil voting Asri terpilih menang 1 suara , ini awal ku tulis bahwa komitment politik rapuh ...yah realitanya saya terima dan tetap bersahabat , awal saya catat rapi di saku politik saya
Ditengah perjalan DPRD saya kembali masuk dalam pilihan sulit saat P3 dualisme kepemimpinan di Jakarta , saya saat itu ketua dpc dan ketua dpw dpp yang sah secara muktamar adalah yg pertama mengajak saya di p3 saya loyal dan komitmen bersama , p3 pali tidak ada dualisme karena Hairul mursalin adalah kader yg saya ajak dan saat awal caleg biaya adm calegpun saya yang siapkan , saya yakin tidak akan ada penghiantan
Namun berjalan waktu HM memiliki ambisi saat di beri masukan RK bahwa ini Kesempatan jadi ketua dpc versi romy alhasil p3 versi romy disahkan jokowi karena p3 dnjad faridz saat itu pro prabowo , saya tetap konsisten dan memilih mundur dari DPRD daripada menghianti tokoh yg mengajak saya pertama berpolitik yaitu KH ibnu hajar dan KH Zaini husin umrie
Catatan ke2 kembali saya tulis bahwa politik itu cukup tidak melihat awal berjuang melainkan kesempatan , HM tetap sahabat saya , saya cuman catat bahwa inilah realistis politik yg lebih pas politik bela bambu bukan politik balas budi
Kita lupakan itu , saya masih penasaran dalam mencari politik sejati yg komitmen dalam persahabatan ...
Akhirnya saya gabung pkb atas ajakan KH erlin ketua pcnu Pali yang sudah dekat saat saya aktif di wakil ketua pcnu pali , saya pilih manut printah yaih
Saat memulai kembali di poltik pkb adalah partai Ulama saat itu tidak memiliki kursi di DPRD Pali atau 0 kursi saya ajak sahabat saya Ustad Herdiyanto yg awal karirnya tenaga sukarela di kesra yang hanya mengunakan motor keliling berjuang
Herdiyanto adalah sahabat yg lebih dari keluarga yg saya tidak segan2 mengorbotikanya bahkan tak jarang saya bantu keperluan klrgnya , bantu anak sekolah di ponpes dll saya ikhlas karena saat itu saya lagi punya cukup lebih dari kebutuhan klrga saya
Saat kami berjuang dari p3 saya buat sekretaris dpc , saat calon dprd pks sama2 yg saat itu kami sama kalah karna ppp dualisme kami pindah di pemilu bersama pks , herdi kalah 24 suara di dapilnya ,saya kalah 102 di dapil ku , maklum hanya 6 bulan di pks , kami sepakat tidak gabung pengurusan pks hanya titip suara p3 dnjad faridz ke parpol islam waktu itu
Waktu pemilu berjalan kami berdua gabung pkb herdi tetap bersama saya , banyak keluhan pribadi yg tetap saya bantu walaupun sy tidak di dprd lagi saya konsultan di servo cukuplah untuk bergerak urus partai
Alhasil pkb 2024 masuk dprd herdi terpilih yang cukup bangga saya , karena sahabat saya terpilih dia mewakili marwah perjuangan sahabat yg komitment bersama, dari baleho, uang saksi saya selalu priorotaskan herdi bahkan saya kenalkan guru pembimbing ustad deden agar tetap semangat alhamdulilah beliau dilantik dprd , selamat kawan saya bangga pada mu ...
Saya calon dprd provinsi hanya dapat suara hampir 5rb yah..tidak terpilih kalah dan saya cukup berat mengikuti politik kedepan karena sistem demokrasi mulai tergerus dengan transaktional atau money politik
Saya dan herdi setelah beliau terpilih
Sangking dekat dengan saya beliau sering bertanya jika nanti dilantik, herdi berjanji akan bantu saya 100 jt ketika dilantik karena sk dprd akan digadai dia bayar infaq untuk oprasional ketua dpc, saya cukup berharap karena saya di jakarta saat itu
Waktu cukup cepat herdiyanto dilantik saya ucapkan selamat di medsos dan telpon langsung karena dia sahabat baik ku ..
Herdi berapa kali kunjungi rumah ku bersama istrinya sebelum jadi dprd pali , namun sampai kutulis cerita ini herdi belum sempat ajak istrinya datang kunjungi ke saya sebagai ketua dpc, kita maklum sering sakit dan sibuk sebagai dprd pali, namun herdi ada berapa kali mampir di sela kunjungan dinas tanpa ajak istrinya
Semua kita maklumi
Belia sibuk dan lupa saat ada keinginan bantu 100 jt , akhirnya 4 bulan setelah dilantik sempat saya tanya dan sedikit saya tegur herdi , namun beliau tidak bisa lagi bantu karena sudah ambil mobil pajero ubaidila dan persiapan anak masuk Polisi
Saya maklumi yang penting suara caleg terpilih segera di bayar karena komitmen partai terkhusus lufri yg suaranya banyak , akhirnya herdi lakukan itu dan bantu saya uang 10 jt , semua kita maklumi walaupun bahasa istrinya yg tidak paham azaz perjuang saya dengan herdi yg cukup lama , istrinya bilang kita banyak keperluan kenapa harus bantu ketua dpc kita priorotaskan dulu kepentingan kita ujar istri herdi lewat sms yg terbaca dari saya saat herdi tak sengaja screnshot di kirim ke saya
Okelah herdi berada di waktu yg sulit beliau serba salah antara istri dan sahabat lama , akhirnya semua mencair bahkan herdi meminta saya untuk di kurangi infaq partai karena akan bayar uang saksi sayapun setuju ...
Ditengan perjalanan saya sering komunikasi ke herdi untuk bantu oprasional semampu herdi dari 250rb sampai 2 jutaan namun herdi selalu mengeluh atas keuangan yang sulit , kita saling memaklumi
Entah sengaja atau keceplosan herdi sempat bicara pada sek dpc pkb prabumulih yogi , bahwa ketua dpc kami sering meminta uang dan cerita itu sampai ke saya
Sekita saya kaget dan teringat waktu saya jadi dprd yg sering bantu herdi untuk anak sekolah , membuat saya sadar catatat sahabat politik akan ku tulis lagi , bahwa belum kutemukan sahabat sejati ...dalam politik
Saya catat ini bukan benci tapi ini pembelajaran politik untuk kedepanya ...jangan berharap baik2 dalam politik
Namun itu kuanggap biasa dalam ucapan mungkin khilaf , akhirnya kuputuskan untuk di maju lagi jadi ketua dpc pkb pali saat muscab saya paham di muswil saya dukung ramlan holdan ketua lama yg terpilih alung sek dpw
Saya titip ke herdi pkb pali , majulah saya dukung namun saya titip adik saya salpa rabi jadi sek dpc pkb pali , beliau siap
Muscab berjalan dan pada tahapan muncul dari dpp dan dpw bahwa herdi blm layak jadi ketua dpc kareba tidak milik mobil bisa menghambat laju cepat partai pkb pali kedepanya
Saya beranikan diri ke dpw datangi ketua alung agar penilaian tanpa mobil cukup berlebihan dan saya harap herdi layak karena beliau dprd , alhasil beliau terpilih namun titipan saya ke herdi salpa rabi jadi sekretaris tidak di komitkan , abi jadi bendahara dpc
Salpa rabi sempat kecewa namun saya kuatkan tetaplah di pkb itulah politik, cukup panjang ceriranya , sejak herdi terpilih beliau belum sempat kunjungi saya atau meminta saran mungkin beliau sudah tunjukan jati diri aslinya , semoga ada pembelajaran kedepanya
Pkb pali belum dilantik namun infaq partai tak lagi di pengurus lama karena alasan operasinal padahal lebih bijak infaq juli dibiarkan tapi inilah ambisi politik yg sering dilupakan yaitu bijaksana ..
Saya tidak benci herdi hanya kecewa karena politik telah melupakan perjuangan bersama , dia tetap sahabat ku ...
Ada beberapa catatan politik yg cukup merubah cerita sahabat
Candra dprd prov yg punya komitmen partai akan kompensasi uang 130 jt hanya di bayar 30jtan
Ada sahabat klrga saya wiko candra yg rela fitnah demi kedekatan dengan heriamalindo dan memilih sahabat baru , ada sahabat yg terjebak di pilkades raja saling serang saat kepentingan
Semua tentang politik
Saya tidak benci politik namun banyak catatan