Sabtu, 11 Juli 2026

Masih Ada Waktu kah ???

Semua Tentang Waktu 
Kenapa Ada Bahagia Kenapa Ada Tangis ...

Tangis 
Ditempa Kecil hidup Sederhana Tinggal di Rumah sederhana
Di tinggal ayah Meninggal saat impian terwujud
Di lilit hutang terus menerus
Di uji dosa besar yg keji
Di tinggal teman yang berjuang bersama 
Dihina oleh tingka laku keji 

Bahagia 
Sekolah berprestasi 
Mudah bergaul 
Sahabat byk orang penting
Istri soleha anak soleh soleha 
Karir pekerjaan bagus 
Sukses jadi pejabat 

Apakah masih ada waktu bahagia 
Atau hidup normal 
Harus jujur dan siap hidup normal 

Jumat, 10 Juli 2026

Aka Cholik Mundur dari PKB Profesional di luar Partai Politik


Partai Politik adalah Pilihan saya untuk wujudkan Aspirasi Rakyat dan cita2 leluhur sejak 2007 Saya ikut aktif di Partai Islam 

2005 saya aktif membentuk ormas bersama sahabat IMPTA ikatan mahasiswa pemuda Tanah Abang untuk memperjuangkan aspirasi rakyat yang terbengkalai

Setelah 2006 dekat dengan bupati Muara enim H Kalamudin saya diarahkan ikut partai Politik agar lebih luas menyampaikan aspirasi di DPRD melalui fraksi Partai politik

Saat itu beliau arahkan saya gabung partai PDIP, PAN dan PPP

Saya ingat kakek ku seorang Ahli Tauhid yang aktif berpartai dari PSII hingga P3 dan ayah ku Aktif di Partai Banteng di masa Orde baru 

Lantas kutanya ayah ku atas keinginan ku gabung partai Politik ayah setuju dan beliau berpesan ada 3 cara yang lebih cepat menjadi pemutus kebijakan yaitu menjadi pemangku kebijakan dengan cara 
1. Melalui Birokrasi bisa jadi bupati - Presiden 2. Dari Angkatan TNI atau Polri dan 3 . Melalui partai Politik

Partai politik jalur efektif rakyat miskin yg bisa jadi pimpinan kebijakan di daerah akhirnya saya cari parpol

Kenapa ke P3 
Awalnya di kampung ku ada anggota dprd prov dari ppp yunda khoiriah disitulah aku memulai komunikasi beliau arahkan ke dpc p3 muara enim hubingi hafiz pirsada dan akhirnya saya gabung p3 jadi pengurus sayap partai gmpi hinggap pac sampai dpc dan akhirnya jadi DPRD Pali dari P3

Kenapa ke PKS 
Saya bukan politik loncat tapi sunami politik yg memaksa saya keluar partai P3 , partai p3 dialisme di pusat Romy vs djan faridz saya ketua dpc p3 dari kubu lama djan faridz dan romy di dukung jokowi akhirnya p3 lama bubar , saya di pecat dan nitip suara pemilu di pks , saya tidak masuk pengurus pks hanya calon dprd saja yg akhirnya buat pks dapat kursi di dapil ku dan p3 hilang , habis pemilu saya pamit dari pks

Kenapa pkb 
Saya aktif di PCNU sejak NU berdiri di Pali , ketua nu minta saya aktif lagi di PKB untuk urus partai , saya tidak bisa tolak akhirnya kembali ke pkb yang tidak punya kursi 0 jadi ada kursi 1 , namun saat 2026 waktunya generasi estapet dan saya sudah waktunya istirahat di pengurus namun tetap jadi kader partai islam 

Dari PPP , PKS hingga Berakhir di PKB ,2026 adalah perjalan baru saya wujudkan cita2 leluhur di luar partai Poltik 

Bismilah 

Kamis, 09 Juli 2026

Kisah Terburuk dalam Hidup Ku

Diawali bulan Mei ada beberapa kejadian yg cukup berat

2026 Kelabu 
Aku berani menamam mawar hitam di tengah jalan 
Dan mawar itu telah ku buang jauh 
Namun banyak pengguna jalan yang tersakiti

Di bulan juni 
Aku nencoba menebar benih ikan Piranha di kolam ku sendiri

Aku berhasil menghentikanya tapi ada yg trauma dalam atas kejadian itu ..

Kejadian ini akan ku ingat selalu sampai akhir hidup ku 

Kenapa harus aku yg diuji 
Awalnya kegelisan muncul disetiap hari 
Ake terus mencoba baik2 saja tapi sebenarnya aku terpukul dalam 

Ditenga jalan ku temui sebuah tempat yg cukup bisa menghilangkan rasa gelisah itu walaupun sesaat 

Banyak sahabat bilang buah itu cukup berbahya di konsumsi bisa hilang kontrol , kudapati biji buah bengkudu cukup untuk menenangkan sesaat namun akhirnya inilah awal kehancuran bhatin ku...

Aku terjebak dan terjerumus dalam ruang waktu yg cukup trauma , aku kalah oleh setan , aku tergelincir ..

Apakah masih pantas ku hidup baik , umar bin khatab perna bunuh anak kandung tapi saat itu beliau tidak paham agama , sementara ku hidup sudah ada aturan kenapa terjadi...

Dan aku berjanji untuk mengakhiri semua perjalanan ini .
Bismilah menuju kebenaran 
Atas Redho Allah SWT...

Sang Pendosa Tua 

Senin, 15 Juni 2026

Aka Cholik Darlin Kecil

Baik, ini saya susun menjadi cerita pendek yang mengalir, menarik, dan mudah dibaca:
 
 
 
Asal Usul dan Perjalanan Hidupku
 
Nama saya Aka Cholik Darlin. Saya lahir pada tanggal 20 Oktober tahun 1984 di Desa Muara Sungai, sebuah wilayah yang terletak di pesisir Sungai Lematang. Sungai ini dikenal memiliki arus yang cukup deras, menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat di sana dan menyimpan kenangan masa kecil yang tak terlupakan.
 
Ketika menginjak kelas 1 Sekolah Dasar, saya beserta orang tua pindah ke Desa Raja. Di sanalah kami menetap, tinggal di tengah hamparan kebun jeruk yang luas dan asri. Masa sekolah dasar saya lalui di SD Negeri 2 Raja, hingga tamat pada kelas 6.
 
Setelah itu, perjalanan pendidikan saya berlanjut ke SMP Negeri 1 Tanah Abang, dan dilanjutkan hingga menyelesaikan pendidikan menengah atas di SMA Negeri 1 Tanah Abang.
 
Ilmu yang telah saya peroleh kemudian saya amalkan. Saya pernah mengabdi sebagai tenaga pengajar, mengajar di tempat saya dibesarkan, yaitu SD Desa Raja, dan juga di SD Muara Sungai, tempat saya dilahirkan. Bagi saya, mengajar adalah cara untuk berbagi manfaat dan mengenang kembali akar asal-usul saya.
 
 
 

Kamis, 11 Juni 2026

Sultan Mahmud Badarudin IX Simbol Kebesaran Kesultanan Palembang Darusalam


Sinergi Jaga Kelestarian Budaya, Ketum DPP Fakar Indonesia Aka Cholik dan Sultan Palembang Berkomitmen Teguh Rawat Adat Tradisi Nusantara
PALEMBANG – Dewan Pimpinan Pusat Forum Advokasi dan Kajian Rakyat Indonesia (DPP Fakar Indonesia) menegaskan komitmennya dalam menjaga nilai-nilai luhur kebudayaan bangsa. Hal ini diwujudkan melalui pertemuan strategis antara Ketua Umum DPP Fakar Indonesia, Bapak Aka Cholik Darlin, bersama Sultan Palembang Darussalam, guna membahas sinergi dalam merawat, menjaga, dan melestarikan adat serta tradisi warisan leluhur di tengah arus modernisasi.

Dalam pertemuan khidmat yang berlangsung di Palembang tersebut, kedua belah pihak sepakat bahwa adat istiadat dan tradisi bukan sekadar peninggalan masa lalu, melainkan fondasi karakter dan identitas moral bangsa yang harus diwariskan kepada generasi muda.

"Indonesia tidak akan menjadi bangsa yang besar jika kita melupakan akar budaya kita. Kolaborasi antara DPP Fakar Indonesia dengan Kesultanan Palembang Darussalam adalah bentuk nyata kepedulian kami agar adat, tradisi, dan nilai-nilai kesantunan lokal tetap hidup dan menjadi benteng moral masyarakat di era digital," ujar Aka Cholik Darlin dalam keterangan resminya.

Poin-Poin Komitmen Bersama Fakar Indonesia dan Kesultanan Palembang
Guna mengimplementasikan visi tersebut, Bapak Aka Cholik Darlin dan Sultan Palembang menyepakati beberapa langkah taktis ke depan, di antaranya:

Edukasi Tradisi untuk Generasi Muda: Menggalakkan program-program kebudayaan yang menyasar generasi milenial dan Gen Z, agar mereka memahami sejarah, filosofi adat, dan bangga terhadap identitas budaya lokal, khususnya budaya Melayu-Palembang.

Advokasi dan Pelestarian Situs Sejarah: Fakar Indonesia berkomitmen membantu menyuarakan dan mengawal kebijakan publik yang mendukung revitalisasi, perlindungan, serta pemanfaatan situs-situs bersejarah dan cagar budaya agar tetap lestari.

Penguatan Peran Lembaga Adat: Mendorong penguatan posisi lembaga adat di masyarakat sebagai wadah penyelesaian masalah sosial (restorative justice berbasis kearifan lokal) serta mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah.

Sinergi Budaya dan Pembangunan: Memastikan bahwa arus pembangunan ekonomi dan modernisasi di wilayah Sumatera Selatan tetap berjalan selaras, tanpa harus mengorbankan atau mengikis nilai-nilai sakral adat setempat.

Pesan Sultan Palembang Darussalam
Sementara itu, Sultan Palembang Darussalam menyambut baik dan mengapresiasi langkah konkret serta kepekaan sosial yang ditunjukkan oleh DPP Fakar Indonesia di bawah kepemimpinan Aka Cholik.

Sultan berharap, komitmen ini dapat menjadi pemantik bagi organisasi kemasyarakatan lainnya di Indonesia untuk turut mengambil peran aktif dalam menjaga benteng pertahanan budaya nusantara. Adat yang dijaga dengan baik diyakini mampu melahirkan masyarakat yang harmonis, saling menghormati, dan memiliki rasa nasionalisme yang tinggi.

Tentang DPP Fakar Indonesia:
Dewan Pimpinan Pusat Forum Advokasi dan Kajian Rakyat Indonesia (DPP Fakar Indonesia) adalah organisasi kemasyarakatan nasional yang bergerak di bidang kajian kebijakan publik, sosial, pendidikan, dan advokasi rakyat, dengan komitmen mengawal pembangunan nasional yang berkarakter dan berbasis kearifan lokal.

Sabtu, 06 Juni 2026

Hakikat Diri ( King of the King )


Manusia memilik 7 Unsur Hamba yang ada pada Manusia
1. Nafsu 
2. Akal 
3. Pikiran 
4. Rasa 
5. Perasaan 
6. Jiwa 
7. Raga / Jasad 

Seorang hamba Allah SWT memilik 7 unsur tersebut jika semuanya mampu dikendalikan dan berkolaborasi maka hidupnya akan selamat dengan menjalankan hidup penghambaan secara Syariat & Hakikat 

Didalam Hamba memiliki 4 Struktur Allah SWT yaitu 
1. Nafsy ( Udara / Nafas )
2. Roh 
3. Nur 
4. Hayya ( Hidup ) 

Semua itu adalah struktur Allah SWT yang tidak mati mengikuti Jasad tetap hidup atas kehendaknya 

Dekatlah dengan aku kata Allah maka aku lebih dekat dari urat leher mu 

Bismilahirohmanirohim 
Alfatiha ( Nabi Muhamad SAW, Nabi Sulaiman As , Darlin Bin kuncit , Aka cholik , Muslimin wal muslimat )

Salam Ya Allah
Allah ya rabb
Ya Allah hamba mu ini sudah Haq atau belum kalau sudah haq 
Ya Allah tunjukan kebesaran mu saat ini 
Atas kuasa dan ridho mu ya Allah 
Berilah hamba Anigrah 
Sebagaimana engkau memberikah kebesaran Anugrah nabi sulaiman As 
Berikan hamba kemuliaan , kehormatan, kedudukan, kekuatan , kejayaan , kekayaan , dan kerajaan 

Kun lailahaillohloh muhamadurasululloh

Sultan Palembang Darusalam


Sang Sultan 
Di awal juli 2026 saya kembali cerita tentang perjalanan Panjang ku..
Untuk mengikuti Nasehat Dan pesan leluhur yang belum tuntas

Saya sedang berada di titik terenda dalam kegelisahan Jiwa dengan begitu banyak cerita yang kulalui begitu banyak 

Tapi saya yakin ini ujian dari hakikat hidup yang harus ku jalani mengikuti jarum jam yang terus berputar dan tajamnya waktu tak bisa kita lewati ..

Deretan cerita leluhur satu persatu saya lewati , pas hari sabtu 6 juli 2026 saya berkunjung ke keraton Sultan mahmud badarudin Palembang seorang sultan simbol Keberadaan Kerajaan Palembang Darussalam yang masih ada saat ini 

Saya ditemani adinda Tama seorang Driver Grab yg ketemu beberapa bulan yang lalu, beliau rama dan punya insting sebagai sahabat yang paham rute kehidupan , seiring dia cerita tentang liku roda ekonominya dari pekerja tambang hingga driver online ..namun tanggung jawab terhadap keluarga tidak menyurutkan untuk bergerak..ya itulah tamamin na aslinya 

Disambut dengan rama oleh abdi keraton hingga ketemu Sultan yang sangat rama dan cukup berwibawa 
Sultan luar biasa yang cukup terbuka kepada Rakyatnya , saya bercerita bahwa saya datang sebagai pesan di masa lalu bahwa leluhur ku abdi kesultanan Palembang Darusalam yang berada di pesisir Sungai lematang 

Begitu lama saya cerita dari Sholat Azhar di keraton sultan hingga berjamaah di musulolah sultan saya begitu puas saat bisa menjadi makmun sholat sultan begitulah cerita sultan ..

Saya pingin tulis banyak tapi jiwa saya belum bisa fokus tulis ..saya sambung lagi ..nanti