Kamis, 09 Juli 2026

Kisah Terburuk dalam Hidup Ku

Diawali bulan Mei ada beberapa kejadian yg cukup berat

2026 Kelabu 
Aku berani menamam mawar hitam di tengah jalan 
Dan mawar itu telah ku buang jauh 
Namun banyak pengguna jalan yang tersakiti

Di bulan juni 
Aku nencoba menebar benih ikan Piranha di kolam ku sendiri

Aku berhasil menghentikanya tapi ada yg trauma dalam atas kejadian itu ..

Kejadian ini akan ku ingat selalu sampai akhir hidup ku 

Kenapa harus aku yg diuji 
Awalnya kegelisan muncul disetiap hari 
Ake terus mencoba baik2 saja tapi sebenarnya aku terpukul dalam 

Ditenga jalan ku temui sebuah tempat yg cukup bisa menghilangkan rasa gelisah itu walaupun sesaat 

Banyak sahabat bilang buah itu cukup berbahya di konsumsi bisa hilang kontrol , kudapati biji buah bengkudu cukup untuk menenangkan sesaat namun akhirnya inilah awal kehancuran bhatin ku...

Aku terjebak dan terjerumus dalam ruang waktu yg cukup trauma , aku kalah oleh setan , aku tergelincir ..

Apakah masih pantas ku hidup baik , umar bin khatab perna bunuh anak kandung tapi saat itu beliau tidak paham agama , sementara ku hidup sudah ada aturan kenapa terjadi...

Dan aku berjanji untuk mengakhiri semua perjalanan ini .
Bismilah menuju kebenaran 
Atas Redho Allah SWT...

Sang Pendosa Tua 

Senin, 15 Juni 2026

Aka Cholik Darlin Kecil

Baik, ini saya susun menjadi cerita pendek yang mengalir, menarik, dan mudah dibaca:
 
 
 
Asal Usul dan Perjalanan Hidupku
 
Nama saya Aka Cholik Darlin. Saya lahir pada tanggal 20 Oktober tahun 1984 di Desa Muara Sungai, sebuah wilayah yang terletak di pesisir Sungai Lematang. Sungai ini dikenal memiliki arus yang cukup deras, menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat di sana dan menyimpan kenangan masa kecil yang tak terlupakan.
 
Ketika menginjak kelas 1 Sekolah Dasar, saya beserta orang tua pindah ke Desa Raja. Di sanalah kami menetap, tinggal di tengah hamparan kebun jeruk yang luas dan asri. Masa sekolah dasar saya lalui di SD Negeri 2 Raja, hingga tamat pada kelas 6.
 
Setelah itu, perjalanan pendidikan saya berlanjut ke SMP Negeri 1 Tanah Abang, dan dilanjutkan hingga menyelesaikan pendidikan menengah atas di SMA Negeri 1 Tanah Abang.
 
Ilmu yang telah saya peroleh kemudian saya amalkan. Saya pernah mengabdi sebagai tenaga pengajar, mengajar di tempat saya dibesarkan, yaitu SD Desa Raja, dan juga di SD Muara Sungai, tempat saya dilahirkan. Bagi saya, mengajar adalah cara untuk berbagi manfaat dan mengenang kembali akar asal-usul saya.
 
 
 

Kamis, 11 Juni 2026

Sultan Mahmud Badarudin IX Simbol Kebesaran Kesultanan Palembang Darusalam


Sinergi Jaga Kelestarian Budaya, Ketum DPP Fakar Indonesia Aka Cholik dan Sultan Palembang Berkomitmen Teguh Rawat Adat Tradisi Nusantara
PALEMBANG – Dewan Pimpinan Pusat Forum Advokasi dan Kajian Rakyat Indonesia (DPP Fakar Indonesia) menegaskan komitmennya dalam menjaga nilai-nilai luhur kebudayaan bangsa. Hal ini diwujudkan melalui pertemuan strategis antara Ketua Umum DPP Fakar Indonesia, Bapak Aka Cholik Darlin, bersama Sultan Palembang Darussalam, guna membahas sinergi dalam merawat, menjaga, dan melestarikan adat serta tradisi warisan leluhur di tengah arus modernisasi.

Dalam pertemuan khidmat yang berlangsung di Palembang tersebut, kedua belah pihak sepakat bahwa adat istiadat dan tradisi bukan sekadar peninggalan masa lalu, melainkan fondasi karakter dan identitas moral bangsa yang harus diwariskan kepada generasi muda.

"Indonesia tidak akan menjadi bangsa yang besar jika kita melupakan akar budaya kita. Kolaborasi antara DPP Fakar Indonesia dengan Kesultanan Palembang Darussalam adalah bentuk nyata kepedulian kami agar adat, tradisi, dan nilai-nilai kesantunan lokal tetap hidup dan menjadi benteng moral masyarakat di era digital," ujar Aka Cholik Darlin dalam keterangan resminya.

Poin-Poin Komitmen Bersama Fakar Indonesia dan Kesultanan Palembang
Guna mengimplementasikan visi tersebut, Bapak Aka Cholik Darlin dan Sultan Palembang menyepakati beberapa langkah taktis ke depan, di antaranya:

Edukasi Tradisi untuk Generasi Muda: Menggalakkan program-program kebudayaan yang menyasar generasi milenial dan Gen Z, agar mereka memahami sejarah, filosofi adat, dan bangga terhadap identitas budaya lokal, khususnya budaya Melayu-Palembang.

Advokasi dan Pelestarian Situs Sejarah: Fakar Indonesia berkomitmen membantu menyuarakan dan mengawal kebijakan publik yang mendukung revitalisasi, perlindungan, serta pemanfaatan situs-situs bersejarah dan cagar budaya agar tetap lestari.

Penguatan Peran Lembaga Adat: Mendorong penguatan posisi lembaga adat di masyarakat sebagai wadah penyelesaian masalah sosial (restorative justice berbasis kearifan lokal) serta mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah.

Sinergi Budaya dan Pembangunan: Memastikan bahwa arus pembangunan ekonomi dan modernisasi di wilayah Sumatera Selatan tetap berjalan selaras, tanpa harus mengorbankan atau mengikis nilai-nilai sakral adat setempat.

Pesan Sultan Palembang Darussalam
Sementara itu, Sultan Palembang Darussalam menyambut baik dan mengapresiasi langkah konkret serta kepekaan sosial yang ditunjukkan oleh DPP Fakar Indonesia di bawah kepemimpinan Aka Cholik.

Sultan berharap, komitmen ini dapat menjadi pemantik bagi organisasi kemasyarakatan lainnya di Indonesia untuk turut mengambil peran aktif dalam menjaga benteng pertahanan budaya nusantara. Adat yang dijaga dengan baik diyakini mampu melahirkan masyarakat yang harmonis, saling menghormati, dan memiliki rasa nasionalisme yang tinggi.

Tentang DPP Fakar Indonesia:
Dewan Pimpinan Pusat Forum Advokasi dan Kajian Rakyat Indonesia (DPP Fakar Indonesia) adalah organisasi kemasyarakatan nasional yang bergerak di bidang kajian kebijakan publik, sosial, pendidikan, dan advokasi rakyat, dengan komitmen mengawal pembangunan nasional yang berkarakter dan berbasis kearifan lokal.

Sabtu, 06 Juni 2026

Hakikat Diri ( King of the King )


Manusia memilik 7 Unsur Hamba yang ada pada Manusia
1. Nafsu 
2. Akal 
3. Pikiran 
4. Rasa 
5. Perasaan 
6. Jiwa 
7. Raga / Jasad 

Seorang hamba Allah SWT memilik 7 unsur tersebut jika semuanya mampu dikendalikan dan berkolaborasi maka hidupnya akan selamat dengan menjalankan hidup penghambaan secara Syariat & Hakikat 

Didalam Hamba memiliki 4 Struktur Allah SWT yaitu 
1. Nafsy ( Udara / Nafas )
2. Roh 
3. Nur 
4. Hayya ( Hidup ) 

Semua itu adalah struktur Allah SWT yang tidak mati mengikuti Jasad tetap hidup atas kehendaknya 

Dekatlah dengan aku kata Allah maka aku lebih dekat dari urat leher mu 

Bismilahirohmanirohim 
Alfatiha ( Nabi Muhamad SAW, Nabi Sulaiman As , Darlin Bin kuncit , Aka cholik , Muslimin wal muslimat )

Salam Ya Allah
Allah ya rabb
Ya Allah hamba mu ini sudah Haq atau belum kalau sudah haq 
Ya Allah tunjukan kebesaran mu saat ini 
Atas kuasa dan ridho mu ya Allah 
Berilah hamba Anigrah 
Sebagaimana engkau memberikah kebesaran Anugrah nabi sulaiman As 
Berikan hamba kemuliaan , kehormatan, kedudukan, kekuatan , kejayaan , kekayaan , dan kerajaan 

Kun lailahaillohloh muhamadurasululloh

Sultan Palembang Darusalam


Sang Sultan 
Di awal juli 2026 saya kembali cerita tentang perjalanan Panjang ku..
Untuk mengikuti Nasehat Dan pesan leluhur yang belum tuntas

Saya sedang berada di titik terenda dalam kegelisahan Jiwa dengan begitu banyak cerita yang kulalui begitu banyak 

Tapi saya yakin ini ujian dari hakikat hidup yang harus ku jalani mengikuti jarum jam yang terus berputar dan tajamnya waktu tak bisa kita lewati ..

Deretan cerita leluhur satu persatu saya lewati , pas hari sabtu 6 juli 2026 saya berkunjung ke keraton Sultan mahmud badarudin Palembang seorang sultan simbol Keberadaan Kerajaan Palembang Darussalam yang masih ada saat ini 

Saya ditemani adinda Tama seorang Driver Grab yg ketemu beberapa bulan yang lalu, beliau rama dan punya insting sebagai sahabat yang paham rute kehidupan , seiring dia cerita tentang liku roda ekonominya dari pekerja tambang hingga driver online ..namun tanggung jawab terhadap keluarga tidak menyurutkan untuk bergerak..ya itulah tamamin na aslinya 

Disambut dengan rama oleh abdi keraton hingga ketemu Sultan yang sangat rama dan cukup berwibawa 
Sultan luar biasa yang cukup terbuka kepada Rakyatnya , saya bercerita bahwa saya datang sebagai pesan di masa lalu bahwa leluhur ku abdi kesultanan Palembang Darusalam yang berada di pesisir Sungai lematang 

Begitu lama saya cerita dari Sholat Azhar di keraton sultan hingga berjamaah di musulolah sultan saya begitu puas saat bisa menjadi makmun sholat sultan begitulah cerita sultan ..

Saya pingin tulis banyak tapi jiwa saya belum bisa fokus tulis ..saya sambung lagi ..nanti




Rabu, 03 Desember 2025

Kerajaan Islam Kebon Undang Tanah Abang 1450 - 1602 M

Kebon undang 
Kerajaan islam di Bumi lematang 



Kedebong undang adalah Kerjaan yang berdiri di Bumi Tanah Abang  dari Massa Hindu & Budha berdiri di Tahun 1025 M saat itu ada beberapa Tokoh Penting di Massa Kedobong Undang diantaranya : 
Maspandji 
Renggan 
Banggar 
Rimas Tempinang
Bingri Bungsu
Putri nimbo ayu


Setelah Massa Keislaman Kedebong Undang di pimpin oleh Tokoh islam yang datang dari Demak , Komering , Siak & Samudra Pasai dan juga dari Muara Sungai Johor melayu 
Tokoh masa keislaman (1450 -1600  M) dan Sebutanya menjadi Kebon Undang 

• Kedemang Ali 
• Tuan Rijal 
• Putri Mas kati 
• Para Rie 
• Jolang Seno 
• Pati Dandanan 
• Siti Hudaya 
• Muhamad Rizal Bin Abdul Gopur Mangku Alam 
• Sulaiman Bin Najamudin 
• Muhamad Fadila singe manare 
• Syeh Ratu Sye Alam 
• Maraje 4 petulai 


Ada beberapa Tokoh yang Populer Yaitu Tuan Rijal Syeh Nurul Ichwan yang istrinya Robiah dari Komering dahulu Sebelum menyebarkan Islam di Kute Tanah Abang Syeh nurul ikhwan berdiam di Kute Komering 

Syeh Nurul Ichwan atau Tuan Rijal di sebut masyarakat lematang memiliki Gelar Karib Muarib ( Sahabat orang bijak ) namun ada versi bahwa karib muarib buka gelar tapi anak syeh nurul ichwan namun hal tersebut tidak di permasalahkan 

Kenapa Sungai lematang menjadi jalur pemerintahaan pada massa itu karena akses tercepat dan peradaban tua sudah berdiri di besemah dan bukit barisan seperti daerah semende puyang baris, puyang rene bahkan sunan kalijagapun perna menghadiri rapat di bumi semende pada massanya 

Pada Tahun 1450 - 1570 berdiri kerajaan Kebon undang yang dipimpin oleh Karib Muarib di daerah Danau  lamban lebar dekat candi bumi ayu peninggalan kedobong undang  , karib muarib memiliki Pasukan dan panglima perang yang bernama Jolang Seno yg merupakan sahabat beliau satu Guru dalam mengemban ilmu agama di Gujarat & Samudra Pasai 

Julang Seno memiliki pasukan terkecil pada massanya sebanyak 99 orang namun pasukan tersebut bukan untuk perang mengivansi wilayah jajahan atau memperluas wilayah jajahan melainkan menjaga siar Agama islam dan menjaga ketauhidtan penduduk kerajaan kebon undang kepada Allah SWT

Wilayah kerajaan kebon undang meliputi Sungai lematang , Sungai Rawas dan sungai musi beserta anak sungai kecil lainya 

Jolang seno juga memiliki 4 Petulai Pemimpin pasukan  yang dahulu mantan pimpinan pasukan majapahit barawijaya V yg melarikan diri ke lematang yaitu Maraje Besi , Maraje Santri , Maraje Singa dan Maraje Sari dan sebelum masa kerajaan kebon undang ke 4 petulai tersebut mendapat gelar Meraje dari Tokoh Adat Semende sebagai penghormatan mereka menjujung tinggi pada kearifan lokal 

namun setelah karib muarib mendirikan  kerajaan mereka mengikuti kebon undang karena lebih dekat ke kebon undang daripada semende namun kerajaan kebon undang tidak bermasalah dengan kerajaan islam lainya karena mereka fokus berdakwah bukan memperluas wilayah kerajaan untuk upeti di ceritakan larib muarib Raja kaya terlihat miskin karena tidak membangun istana besar melainkan rumah sederhana sama dengan penduduk hanya saja sering rapat di masjid bersama abdi kerajaan dan Rie ( Raden insun ) perwakilan kerajaan di beberapa wilayah 

Meraje Besi memilik nama singemanare dari majapahit diganti nama saat masuk islam oleh Karib muarib yaitu Muhamad Fadilah dalam ceritanya singa manare menanyakan kabar orang tuanya Kadim Mukadim di jawa suda masuk islam di bawah Demak dan karib muarib baru pulang dari pertemuan para wali & sultan di jawa 

Karib muarib membenarkan cerita itu bahwa ayahnya sekarang Seorang mualaf dan berpesan agar singemanare ikut islam , maraje besi siap menjadi mualaf namun harus adu kesaktian dulu , karib muarib menerima tantangan itu dengan cara adu kekuatan Keris di lempar keatas siapa yg jatuh bearti menang yg hilang bearti kalah 

akhirnya terjadi adu kesaktian keris berkelahi di atas yg jatuh keris karib muarib dan singe manare ngangku kalah dan bersyahadat dan diganti nama Muhamad fadila ( Meraje Besi di kute Dangku ) 


Karib muarib memiliki Abdi kerajaan perwakilan di daerah yaitu RIE ( Raden Insun ) yang memerintah di daerah yg setingkat kadipaten sala satunya Rie Muhamad Rizal Bin Abdul Gopur mangku Alam , Rie Suke Ati , Rie dinding , Ria Arya Gayab , Rie Seberang Muhamad Yunus bin abdul gopur mangku alam , Rie muli kelekar , Rie penggawang rambang dangku , Rie carang Tanjung enim , Rie Ciko muba , Rie Rawas dan banyak lagi yg diberi gelar oleh karib muarib 

Rie muhamad Rizal di beri tugas di Kute muara sungai gerbang masuk kerajaan sebagai rie Kota raja atau perdana menteri setiap Rie lain ingin menghadap ke karib muarib dan para maraje mereka harus menemui Rie muhamad rizal terlebih dahulu yg memiliki Kode atau sandi khusus sebagai bentuk abdi kerajaan yang masih fokus kepada siar Agama islam di Pesisir Sungai 

Rie muhamad Rizal mendirikan pondok pesantren tauhid bersama sulaiman putra Rie ulung di sungai Bungen kute muara sungai tempat kajian ilmu tauhid dan pemerintahan serta peradaban adat istiadat tradisi lokal yang di cocokan dengan ajaran Islam

Ada beberapa Rie diantaranya 
Rie Arya gayab di sungai sebagut , Rie suke ati di sungai penukal  , Rie Seberang muhamad yunus di kute tempirai , Rie Muli di sungai kelekar , Rie carang di sungai Enim, Rie ciko di sungai musi , rie pegawang putra meraje besi di Sungai rambang dan lematang sebagian kute dangku , Rie rawas di dawrah rawas dan masih byk para rie lainya  


Sumpah Puyang Seberang dan Tanah Abang 

Puyang seberang yaitu Rie Muhamad Yunus Bin Abdul Gopur mangku Alam yang ditunjuk karib muarib di kute Tempirai hingga gajah mati sebagai perwakilan kerajaan adalah saudara kandung Muhamad Rizal Bin Abdul Gopur Mangku Alam  pada suatu waktu bangsa pesemah terjadi konflik panjang dengan kute tempirai dan akhirnya selesai setelah Rie Muhamad rizal berkunjung ke kute tempirai dengan jalur Diplomasi dan puyang seberang berikrar untuk tidak mengizinkan pernikahan dengan Tanah abang sekitarnya agar tidak terjadi perselisihan dan perpecahan akibat perceraian dan sumpah itu di sambut baik oleh Kebon undang 


Pada masa Penjajah masuk  Kebon undang lebih dikenal Tanah Abang ( Tanah kakak Atau Tanah Tua ) 
Dan kebon undang dibawah koordinasi Palembang Darusalam sehingga dalam cerita kerajaan berganti nama Kebon undang Darusalam ( 1602 M ) tokoh penting diantaranya : 

Ma Sudi 
• Mas Pandji 
• Taliudin 
• Kms Djaya 
• Para Depati 
• Pangeran Depati 
• Pesirah 

Semoga Sejarah ini bermanfaat dan dapat dikoreksi jika ada kesalahan di ikuti dengan manuskrip, gelumpai dan cerita rakyat terpercaya 

Penulis Aka cholik Bin Darlin Keturunan Ke VII Rie muhamad Rizal Bin abdul Gopur Mangku Alam 





Griya Agung ISTANA Para Gubernur SUMSEL

Griya Agung
Sebuah Istana yang berdiri gagah di bumi Sriwijaya yang berguna untuk semua kegiatan masyarakat Sumsel yang direstui Gubernur 

Sore itu , aku merasa butuh teman untuk ngobrol terlalu banyak beban pikiran dunia yang aku hadapi...

Eh kata teman ku itu biasa SAKAU 
aku tanya SAKAU apa ?..bukanya sering dikaitkan dengan pecandu Narkoba , teman ku tertawa. SAKAU itu singkatan Bro..Selain Agama Kemanah Aduan Umat..maksudnya kutanya lagi..

Agamalah yg bisa biat kita tenang karena agama adalah pedoman hidup carilah Tuhan mu ya hilang yang dulu dekat dihati mu sekarang jauh...waduh benar juga ketika kamu normal ..hhhh saya tertawa dia teman saya dan juga adik saya dalam bergaul namanya henky fadli lucu...tapi benar asli saya harus semangat ...sambil  ketawa di mobil berdua...

Bersama H Herman Deru Gubernur Sumsel & H Ramlan Holdan Ketua DPW PKB SumSel (4 Desember 2025)

Saya melaju ke DPW kantor pkb karena disana ada ketua dpw ajak diskusi santai , setibanya saya ngobrol tentang budaya & sejarah dengan beliau yang juga sebagai Pangeran Nato kerajaan Palembang Darusalam , sehabis diskusi Panjang saya berangkat pulang dan janji habis magrib ketemu di rumah gubernur sumsel 

Kami bersama ketua dpw harus menunggu antre karena ada kegiatan di griya agung , saya habiskan rokok beberapa batang tiba2 ketua panggil saya ayo kita di panggil ke hall A menunggu juga disana 30 menit gubernur rapat dengan sekda 

Saya suda beberapa kali ke griya agung dalam acara yg berbeda tapi hari ini sy coba tulis ,

Griya Agung di Palembang adalah rumah dinas Gubernur Sumatera Selatan dan merupakan pusat kegiatan resmi pemerintahan provinsi tersebut, seperti rapat, acara, dan penghargaan. Lokasinya berada di Jalan Demang Lebar Daun dan sering digunakan sebagai tempat untuk berbagai acara penting, termasuk acara penghargaan inovasi dan pameran lokal, seperti pameran buah lokal. 
  • Fungsi utama: Rumah dinas dan pusat kegiatan resmi Gubernur Sumatera Selatan.
  • Lokasi: Jalan Demang Lebar Daun, Palembang.
  • Kegiatan: Menjadi tempat untuk rapat, jamuan tamu, serta acara-acara penting seperti Anugerah Inovator Sumatera Selatan dan pameran lokal. 
Nah ...kerenkan griya agung saya pingin tahu berapa byk photo gubernur siapa tahu suatu hari Allah SWT izinkan saya jadi Gubernur sumsel mimpi ku terlalu tinggi ..kata hati ku ..eh tapi siapa tahu nasib kita ..hati ku terus berbisik ..eh tiba2 kami di panggil 

Sesampai di ruang khusus tamu hall A gubernur sapa ketua dpw tidak lupa juga dia panggil saya holik..ini kader ppp ke pkb tetap hijau..dia bilang saya satu keturunan sama holik wo .. dari kerajaan Tanah abang ya ( Kebon undang ) kami hidupkan lik budaya biar kita lantik..sebagai budaya tutup sapaan dan beliau bicara serius dengan ketua dpw ...

Nah itu cerita ku tadi malam di griya agung