Sang Sultan
Di awal juli 2026 saya kembali cerita tentang perjalanan Panjang ku..
Untuk mengikuti Nasehat Dan pesan leluhur yang belum tuntas
Saya sedang berada di titik terenda dalam kegelisahan Jiwa dengan begitu banyak cerita yang kulalui begitu banyak
Tapi saya yakin ini ujian dari hakikat hidup yang harus ku jalani mengikuti jarum jam yang terus berputar dan tajamnya waktu tak bisa kita lewati ..
Deretan cerita leluhur satu persatu saya lewati , pas hari sabtu 6 juli 2026 saya berkunjung ke keraton Sultan mahmud badarudin Palembang seorang sultan simbol Keberadaan Kerajaan Palembang Darussalam yang masih ada saat ini
Saya ditemani adinda Tama seorang Driver Grab yg ketemu beberapa bulan yang lalu, beliau rama dan punya insting sebagai sahabat yang paham rute kehidupan , seiring dia cerita tentang liku roda ekonominya dari pekerja tambang hingga driver online ..namun tanggung jawab terhadap keluarga tidak menyurutkan untuk bergerak..ya itulah tamamin na aslinya
Disambut dengan rama oleh abdi keraton hingga ketemu Sultan yang sangat rama dan cukup berwibawa
Sultan luar biasa yang cukup terbuka kepada Rakyatnya , saya bercerita bahwa saya datang sebagai pesan di masa lalu bahwa leluhur ku abdi kesultanan Palembang Darusalam yang berada di pesisir Sungai lematang
Begitu lama saya cerita dari Sholat Azhar di keraton sultan hingga berjamaah di musulolah sultan saya begitu puas saat bisa menjadi makmun sholat sultan begitulah cerita sultan ..
Saya pingin tulis banyak tapi jiwa saya belum bisa fokus tulis ..saya sambung lagi ..nanti
Tidak ada komentar:
Posting Komentar