
Selain
dorongan masyarakat, tentu ada potensi besar yang dimiliki Penukal Abab
Lematang Ilir (PALI) dan Musi Rawas Utara (Muratara) disetujui mekar
menjadi
daerah otonomi baru (DOB). Khusus PALI, apa saja potensi pecahan
Kabupaten Muara Enim itu?
PALI
PALI
resmi pisah dari Muara Enim dan disahkan sebagai DOB pada 22 April 2013.
Kabupaten ke-16 di Provinsi Sumsel itu terdiri dari lima kecamatan. Ada
Talang Ubi, Penukal, Abab, Penukal Utara, dan Tanah Abang. Semua daerah
itu memiliki sejuta potensi sumber daya alam.
Jumlah penduduk
kabupaten ini sebanyak 143 jiwa. Tak banyak yang ingat kalau di daerah
Talang Akar, Kecamatan Talang Ubi pernah memiliki sumur minyak terbesar
di Asia Timur. Itu kondisi tahun 1922. Produksi minyak di sana ketika
itu mencapai 20 ribu barel per hari. Wow.
Kabupaten yang terletak
di posisi tengah Provinsi Sumsel itu diklaim menjadi wilayah penyumbang
Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar untuk kabupaten induknya, Muara
Enim. Sayangnya, sumbangsih itu sama sekali tidak berpengaruh terhadap
perkembangan pembangunan di PALI.
Tak usah jauh-jauh, ambil contoh
infrastruktur jalan yang total panjangnya hanya 300 kilometer.
Kondisinya boleh dikatakan sangat memprihatinkan. Hanya sekitar 25
persen yang telah diaspal. Sisanya, 75 persen masih berupa tanah merah
berlapis bebatuan besar. Ada 22 perusahaan besar yang beroperasi di
sana. Tapi masyarakat PALI belum merasakan yang namanya kesejahteraan.
“Saya menilai perusahaan-perusahaan di wilayah Kabupaten PALI mampu memberikan kesejahteraan kepada masyarakat setempat apabila komunikasi yang baik nantinya anatar pemerintah dan stekholder yang ada,” ujar
Ketua Himpunan masyarakat lematang kab.Pali , Aka Cholik Darlin,S.Pd.I. kalaupun nantinya tidak terlaksana Ia menilai
perusahaan di sana tidak peduli dengan kehidupan masyarakat di
sekitarnya.
Perusahaan mengeruk sumber daya alam, tapi masyarakat
tidak merasakan dampak positifnya. Bisa dibayangkan, masyarakat itu
seperti tamu di negeri sendiri. Putra asli PALI itu ingin semua
kepahitan itu kenangan yang harus dihapuskan. “Masyarakat PALI harus
menatap masa depan yang lebih baik, maju, dan terus berkembang guna
tercapainya kemakmuran dan kemerataan kesejahteraan bersama,” imbuhnya.
Sebagai caretaker bupati, Ir H Heri Amalindo MM adalah orang yang
berperan penting untuk kebangkitan Kabupaten PALI. Diperlukan start awal
yang bagus untuk mampu mengejar ketertinggalan dari 15 kabupaten/kota
lain di Sumsel.
PALI punya modal besar untuk mencapai cita-cita
itu. Baik kekayaan alam dari sektor pertambangan seperti minyak, gas
bumi, dan batu bara. Juga sumber daya dari sektor petanian seperti
perkebunan sawit dan karet. Semua tinggal dukungan sumber daya manusia
dan kemauan masyarakat PALI.
“Dengan sumber daya alam dan sumber
daya manusia yang dimiliki, PALI harus yakin bisa mengejar
ketertinggalan dari daerah yang lebih dahulu berdiri. Bahkan segenap
masyarakat harus optimis, PALI bisa lebih dari itu,” tutur Heri. Suami
Ir Hj Sri Kusnita itu mengajak seluruh elemen masyarakat PALI bersatu
padu membangun kabupaten ini agar menjadi yang terdepan.
Khusus
bidang pendidikan, Heri merencanakan memimpikan dan merencanakan PALI
bisa menjadi Singapore-nya Indonesia. “Kami akan kembangkan dunia
pendidikan di sini menjadi sangat maju. Dimana orang datang ke PALI
untuk menuntut ilmu,” imbuhnya.
Harapan yang sama diungkapkan salah
serang tokoh masyarakat PALI, Iskandar Anwar SE. Mantan ketua harian
presidium pembentukan Kabupaten PALI ini ingin Pemerintah Kabupaten
(Pemkab) PALI definitif segera terbentuk. Dengan begitu bisa secara
maksimal mengelola semua potensi yang berlimpah di wilayah PALI. “Kami
hanya ingin kekayaan yang melimpah ini dimaksimalkan dan memberikan
mamfaat nyata kepada semua masyarakat PALI,” imbuhnya.
Ada 72 desa
yang tersebar pada lima kecamatan di PALI yang harus dibangun secepatnya
agar setara dengan desa-desa lain di Sumsel. Iskandar ingin Pemerintah
PALI harus bisa menunjukkan perkembangan untuk masyarakat, baik dari
segi pembangunan maupun perekonomian.(heru,aka*/ce1/ndy)
Suleiman Alwi berkata
Berarti menghianati aspirasi rakyat,maka rakyat akan marah,kemarahan Rakayt akan melakukan aksi menghentikan semua exploitasi pertambangan minyak,perkebunan kehutanan,dengan aksi masarakat bersama sama,saya kwatir akibat aksi ini akan merugikan kita semua.
Diharapkan kepada semua pihak agar mengerti aspirasi Rakyat jangan main main apalagi mempermainkan rakyat dengan politik,seperti di saat pilkada Bupati,Gubernur menyuarakan Kab.Pali segera Terwujud kalau tidak menepati Janji membohongi Rakyat, negeri kita akan semangkin mengalammi kesulitan karna di pimpin oleh para pemimpin penghianat dan pembohong untuk itu agar di hargai rakyat jadilah pemimpin yang bijak dan mengerti hati rakyat, segalah sesuatunya kekurangan adm segera kita benahi dan lengkapi dan kepada DPR RI di bahas dan di syahkan Kab. Pali Segera Mungki. Wasalam Suleiman Alwi
fatur berkata
Johnny Bax berkata
mengingat bahwa keadaan Pendopo, talang Akar, Tanah Abang, Airhitam dll. tidak ada peningkatan sama sekali, apalagi setelah Minyak dan Gas Bumi yang nyaris habis, tidak ada kontribusi pusat.
Masyarakat dan rakyat tetap miskin, padahal potensi putra daerah yang semuanya bekerja dan berkarya diluar sungguh luar biasa dan banyak.
SDM berlimpah tapi hanya sebagian yang mengabdi buat daerah, karena tidak ada yang bisa dikerjakan
Wasalam
Yudianto ( Dudhit ) berkata
SUBIYANTO PUDIN berkata
Belum lagi dari aspek Bahasa, Sosiologi dan Budaya Daerah PALI sangat berbeda dengan Daerah Muara Enim
Subiyanto Pudin (Kec.Penukal Utara)
SUBIYANTO PUDIN berkata
Jika Berkenan bisa hubungi email saya pp.fspkep_spsi@yahoo.co.id, dan saya minta alamat email kawan2
Wassalam
Ramon Zamora berkata
amus berkata
amus berkata
aka cholik berkata
Nando muara sungai berkata
Saya punya usul, bagaimana kalau kita adakan audensi ?? Kita kumpulkan semua masyarakat PALI, baik itu masyarakat umum maupun para mahasiswa.
Jika ini memang kehendak kita bersama dan untuk kemajuan daerah kita semua, mengapa tidak kita berjuang besama-sama.
YAYAN,,,,,, berkata
Zinkser Babat berkata
Doain aja dua tahun lagi lu2s.
Itu cita2ku jangka panjang nanti.
Kalo mengharapkan dr yg lalu itU tidak ada aCtioN na.
Mari kita tUnjUkan aksi qta, bukan hanya ngoMoNg doaNk.
fatur berkata
Buat Zinkser (Jempol dua). semoga cita2 tercapai